Bantul, 16 Mei 2026 — Fakultas Seni Rupa dan Desain (FSRD) Institut Seni Indonesia (ISI) Yogyakarta menerima kunjungan resmi dari delegasi Universitas Brawijaya (UB) Kampus Kediri. Pertemuan pada hari Sabtu (16/05) di Gedung Sasana Ajiyasa FSRD ISI Yogyakarta, dengan agenda utama mempererat silaturahmi sekaligus menjajaki peluang kerja sama strategis antar Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) kedua institusi.
Dalam kunjungan ini, rombongan mahasiswa dari UB Kediri didampingi langsung oleh M. Dwi Cahya, S.Pi., M.Pi. Kehadiran delegasi disambut oleh Lutse Lambert Daniel Morin Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan Dan Alumni FSRD ISI Yogyakarta, bersama dengan fungsionaris BEM FSRD ISI Yogyakarta.
Menghubungkan Kreativitas dan Sinergi Organisasi
Pertemuan ini dirancang sebagai wadah diskusi interaktif (sharing session) untuk saling bertukar gagasan mengenai program kerja, tata kelola organisasi, serta inovasi kegiatan kemahasiswaan. Meskipun kedua universitas memiliki latar belakang disiplin ilmu yang berbeda, hal tersebut justru dinilai menjadi peluang besar untuk melahirkan kolaborasi yang unik dan multidisipliner di masa depan.
Dalam sambutannya, M. Dwi Cahya, S.Pi., M.Pi. menyampaikan apresiasi yang mendalam atas sambutan yang diberikan oleh FSRD ISI Yogyakarta. Beliau menekankan bahwa kolaborasi di tingkat mahasiswa sangat penting untuk membangun jejaring nasional dan memperluas cakrawala berpikir mahasiswa di era Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM).
“Kunjungan ini bukan sekadar pertemuan seremonial, melainkan langkah awal yang konkret bagi BEM UB Kediri dan BEM FSRD ISI Yogyakarta untuk saling belajar, melengkapi, dan menciptakan kolaborasi positif yang berdampak bagi masyarakat,” ujar M. Dwi Cahya.
Fokus Kerjasama ke Depan
Perwakilan dari BEM kedua belah pihak memaparkan proyeksi program kerja unggulan masing-masing. Beberapa poin krusial yang dibahas dalam rintisan kerja sama ini meliputi:
- Kolaborasi Program Kerja: Rencana pelaksanaan kegiatan bersama yang memadukan unsur pengabdian masyarakat, seni, dan pengembangan kapasitas mahasiswa.
- Study Banding Tata Kelola: Berbagi sistem manajemen organisasi demi meningkatkan efektivitas kinerja kabinet BEM.
- Penguatan Jejaring: Membuka akses komunikasi yang lebih luas untuk mendukung kegiatan kemahasiswaan di tingkat regional maupun nasional.
Pihak FSRD ISI Yogyakarta menyambut baik inisiatif ini dan berharap dialog keorganisasian ini dapat terus berlanjut hingga ke ranah aksi nyata. Pertemuan diakhiri dengan sesi foto bersama, penyerahan kenang-kenangan secara simbolis, serta tur kampus singkat untuk melihat langsung fasilitas dan atmosfer kreatif di FSRD ISI Yogyakarta.
Author: Tim Humas FSRD




