Viena, Austria – Fakultas Seni Rupa dan Desain (FSRD) Institut Seni Indonesia (ISI) Yogyakarta kembali memperkuat jejaring internasional melalui kunjungan resmi pada awal Juli 2026 ke Academy of Fine Arts Vienna, Austria. Kunjungan ini merupakan presentasi kedua delegasi FSRD ISI Yogyakarta ke salah satu institusi pendidikan seni tertua dan paling prestisius di Eropa sebagai tindak lanjut berbagai program kerja sama akademik dalam nota MOU kerjasama yang telah terjalin sejak tahun 2025.
Delegasi ISI Yogyakarta dipimpin oleh Muhamad Sholahuddin, S.Sn., M.T., selaku Dekan Fakultas Seni Rupa dan Desain, didampingi Dr. Suryati, M.Hum. (Wakil Rektor Bidang Keuangan dan Umum), Yulyta Kodrat Prasetyaningsih, M.T. (Wakil Dekan Bidang Keuangan dan Umum FSRD), Dr. I Gede Arya Sucitra, M.A (Wakil Dekan Bidang Akademik FSRD), Lutse Lambert Daniel Morin, M.Sn. (Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan, Alumni, dan Kerja Sama), Dr. Yulriawan Dafri, M.Hum., serta Dr. Alvi Lufiani, M.F.A. dari Jurusan Kriya.
Delegasi diterima secara langsung oleh Dr. Johan Frederik Hartle, Rector of the Academy of Fine Arts Vienna, didampingi oleh Michael Hophner, Lecturer, serta Angelina Kratschanova, Head of the International Office. Pertemuan berlangsung dalam suasana hangat dan produktif dengan agenda utama memperkuat kolaborasi akademik, penelitian, mobilitas mahasiswa, serta pengembangan program seni berkelanjutan (eco art). Academy of Fine Arts Vienna (Akademie der bildenden Künste Wien) menempati peringkat ke-26 dunia dalam QS World University Rankings by Subject 2026: Art & Design.
Dalam sambutannya, Dekan FSRD ISI Yogyakarta, Muhamad Sholahuddin, S.Sn., M.T., menyampaikan apresiasi dan penghormatan kepada pimpinan Academy of Fine Arts Vienna atas sambutan yang hangat serta kesempatan yang diberikan kepada delegasi ISI Yogyakarta untuk berkunjung dan menjajaki pengembangan kerja sama antar kedua institusi. Beliau menegaskan bahwa seni dan desain memiliki kemampuan untuk melampaui batas-batas geografis dan budaya, sehingga kolaborasi internasional menjadi kunci untuk mendorong inovasi, pertukaran pengetahuan, serta memperkuat kualitas pendidikan tinggi seni. Pada kesempatan tersebut, beliau juga menyampaikan harapan agar berbagai peluang kerja sama yang telah dibangun dapat terus dikembangkan secara berkelanjutan baik dalam seminar internasional, pameran maupun student and lecturer exchange sekaligus mengundang secara resmi Rektor beserta jajaran Academy of Fine Arts Vienna untuk melakukan kunjungan balasan ke Kampus ISI Yogyakarta sebagai bagian dari penguatan kemitraan strategis kedua institusi.
Melanjutkan Keberhasilan Program Erasmus+
Pertemuan ini merupakan kelanjutan dari kerja sama perdana yang telah terjalin pada tahun 2025 melalui dukungan pendanaan Erasmus+. Pada program tersebut, sebanyak empat dosen dan dua mahasiswa FSRD ISI Yogyakarta mengikuti program Staff Mobility and Student Mobility themed Eco Art, yang menjadi fondasi penting bagi pengembangan jejaring akademik dan kolaborasi internasional antara kedua institusi.
Kolaborasi tersebut terus berkembang pada tahun 2026. Sebagai bagian dari penguatan kerja sama akademik dan riset internasional, Michael Hophner diundang sebagai Keynote Speaker pada International Symposium ARCADESA 2026 yang mengangkat tema “Art Diplomacy“. Kehadiran akademisi dari Academy of Fine Arts Vienna tersebut menjadi wujud nyata sinergi dalam pengembangan diplomasi budaya melalui seni.
Penguatan Mobilitas Mahasiswa Internasional
Implementasi kerja sama juga diwujudkan melalui program Student Exchange. Pada Semester Ganjil Tahun Akademik 2026/2027, mahasiswa Program Studi Seni Murni FSRD ISI Yogyakarta, Muhammad Alan Drajat, mengikuti perkuliahan selama satu semester di Academy of Fine Arts Vienna sebagai bagian dari program mobilitas mahasiswa internasional.
Dalam pertemuan bersama Rektor Academy of Fine Arts Vienna, kedua institusi juga membahas rencana pengembangan kerja sama jangka panjang. Selain memperluas kolaborasi penelitian dan proyek Eco Art, pihak Academy of Fine Arts Vienna menyampaikan komitmennya untuk mengirimkan mahasiswa mereka mengikuti program student exchange di FSRD ISI Yogyakarta. Langkah tersebut menjadi tonggak penting dalam mewujudkan skema pertukaran akademik yang saling timbal balik (two-way mobility).
Studi Akademik Fasilitas Kampus dan Museum Seni
Selain agenda pertemuan resmi, delegasi FSRD ISI Yogyakarta juga melakukan kunjungan akademik ke berbagai fasilitas pendidikan di Academy of Fine Arts Vienna, meliputi studio seni, ruang pameran, fasilitas pembelajaran, serta museum seni milik akademi tersebut.
Museum akademik tersebut merupakan salah satu aset intelektual penting yang menyimpan ribuan koleksi karya seni bersejarah, termasuk ratusan karya grafis Albrecht Dürer, serta karya-karya para maestro Eropa dari periode Renaisans, Barok, hingga seni modern. Kunjungan ini memberikan wawasan mengenai pengelolaan museum akademik, konservasi koleksi, pembelajaran berbasis museum, serta integrasi riset dengan pendidikan seni rupa. Salah satu misi agenda ke depan perencanaan FSRD ISI Yogyakarta adalah membangun infrastruktur ideal dan representatif Museum Seni di lingkungan kampus, mengingat koleksi ribuan karya seni Jurusan Seni Murni, seperti lukisan, grafis, patung, serta alumni ternama dari jurusan lainnya yang dimiliki oleh FSRD ISI Yogyakarta. Potensi ini harus diwujudkan sebagai ruang konservasi karya seni, pengetahuan tata kelola seni, serta legasi penciptaan seni bagi generasi berikutnya.
Melalui kunjungan ini, FSRD ISI Yogyakarta kembali menegaskan komitmennya untuk memperluas jejaring internasional, memperkuat diplomasi budaya, serta mengembangkan kolaborasi akademik yang berdampak pada peningkatan kualitas pendidikan, penelitian, dan inovasi di bidang seni rupa dan desain. Kemitraan dengan Academy of Fine Arts Vienna diharapkan terus berkembang menjadi model kerja sama internasional yang berkelanjutan, mendorong pertukaran pengetahuan, mobilitas civitas akademica, serta memperkuat posisi FSRD ISI Yogyakarta dalam ekosistem pendidikan seni di tingkat global.
Author: Tim Humas FSRD dan Arya Sucitra







