Bantul, 18 Mei 2026 — Fakultas Seni Rupa dan Desain (FSRD) Institut Seni Indonesia (ISI) Yogyakarta bekerja sama dengan MR.DIY menyelenggarakan kegiatan MR. DIY Art Workshop sekaligus sosialisasi MR. DIY Art Competition 2026 pada hari Senin (18/05). Kegiatan ini diikuti oleh mahasiswa Program Studi Seni Murni, Desain Komunikasi Visual, dan Desain Media di lingkungan FSRD ISI Yogyakarta.
Acara ini menjadi ruang pertemuan antara praktik seni, kolaborasi kreatif, dan pengenalan dunia industri kepada mahasiswa. Dalam sambutannya, Dekan FSRD ISI Yogyakarta, Muhamad Sholahuddin, S.Sn., M.T., menyampaikan harapannya agar kegiatan kolaboratif semacam ini dapat membuka wawasan mahasiswa terhadap dunia profesional dan memperkuat daya saing lulusan seni dan desain.
“Harapannya dengan adanya kolaborasi seperti ini mahasiswa dapat belajar kolaborasi dan mengenal dunia industri. Selain itu, diharapkan pula mahasiswa memiliki daya saing sehingga di dunia profesional nanti mahasiswa FSRD ISI Yogyakarta bukan hanya bersanding, tetapi mampu bertanding,” ungkapnya.
Kegiatan workshop dibuka dengan sesi kolaboratif yang dibawakan oleh seniman Indonesia, Giri Nugraha, dan Alieneta Firdausi. Keduanya menghadirkan materi mengenai praktik kolase sebagai bentuk ekspresi alam bawah sadar menuju kesadaran, sekaligus membahas pentingnya kerja kolaboratif dalam proses kreatif.
Dalam workshop tersebut, para mahasiswa diajak membuat karya kolase secara berkelompok. Setiap lima menit, karya dipindahkan kepada peserta lain tanpa komunikasi verbal. Metode ini dirancang untuk melatih kejujuran ekspresi, spontanitas visual, serta keberanian bereksplorasi dari dalam diri masing-masing peserta.
Suasana workshop berlangsung dinamis dan interaktif. Mahasiswa tidak hanya diajak memahami teknik kolase, tetapi juga merasakan bagaimana proses kreatif dapat berkembang melalui respons visual yang spontan dan kolaboratif.
Setelah sesi workshop selesai, acara dilanjutkan dengan sharing session yang dibawakan oleh M. Aidi Yupri, peraih 1st Winner MR. DIY Art Competition 2025 sekaligus alumni Program Studi Seni Murni angkatan 2001 ISI Yogyakarta. Dalam sesi tersebut, Aidi Yupri membagikan pengalaman perjalanan berkesenian, proses kreatifnya, hingga pengalamannya mengikuti kompetisi seni MR. DIY tahun 2025.
Melalui kegiatan ini, FSRD ISI Yogyakarta berharap mahasiswa dapat memperoleh pengalaman baru dalam praktik seni kolaboratif sekaligus termotivasi untuk aktif mengikuti kompetisi dan peluang kreatif di tingkat nasional maupun internasional.
Author: Tim Humas FSRD














