Dari Inklusi Menuju Kemandirian: ISI Yogyakarta Serahkan Mesin Produksi kepada Avta Mandiri

Dari Inklusi Menuju Kemandirian: ISI Yogyakarta Serahkan Mesin Produksi kepada Avta Mandiri

Sleman, 19 November 2025 – Suasana haru dan bangga menyelimuti Sanggar Kreatif Avta Mandiri di Prambanan pada Rabu, 19 November 2025. Di hadapan anggota komunitas penyandang disabilitas, dosen, dan mahasiswa ISI Yogyakarta, tiga alat utama; mesin cutting laser, mesin CNC grafir kayu, dan genset diserahkan secara resmi sebagai bentuk dukungan keberlanjutan Program Inovasi Seni Nusantara (PISN) 2025.

Penyerahan dilakukan langsung oleh tim pengabdian ISI Yogyakarta yang dipimpin Nandang Septian, M.Ds., dan disaksikan oleh Kepala Pusat Inovasi dan Penerbitan, Riza Septriani Dewi, S.Ds., M.Ds. Acara ini menjadi simbol kolaborasi antara dunia akademik dan masyarakat dalam menghadirkan solusi nyata untuk kemandirian kelompok disabilitas di sektor industri kreatif.

Riza dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas dedikasi seluruh tim.

“Pemberdayaan seperti ini membuktikan bahwa perguruan tinggi seni memiliki tanggung jawab sosial. ISI Yogyakarta tidak hanya mencetak seniman dan desainer, tetapi juga agen perubahan sosial,” ungkapnya.

Bagi anggota Avta Mandiri, alat-alat tersebut bukan sekadar mesin, melainkan kunci menuju masa depan baru. “Selama ini kami bekerja manual dan sering kesulitan memenuhi pesanan. Sekarang kami punya alat sendiri dan bisa produksi lebih cepat,” ujar Sukamto, Ketua Avta Mandiri.

Salah satu anggota, Yosep, juga mengungkapkan rasa bangganya saat menyentuh mesin laser yang baru pertama kali ia lihat dari dekat. “Saya tidak sabar ingin belajar menggunakannya. Rasanya seperti membuka lembaran baru,” katanya dengan senyum lebar.

Ketua tim pelaksana, Nandang Septian, menutup acara dengan refleksi sederhana.

“Kami percaya, inklusi yang sejati dimulai ketika masyarakat diberi alat dan kepercayaan untuk menentukan arah hidupnya sendiri.”

Dengan penyerahan alat ini, ISI Yogyakarta menegaskan komitmennya untuk terus menumbuhkan inovasi yang berpihak pada keberagaman dan kemandirian, menjadikan Avta Mandiri sebagai contoh bahwa kreativitas tidak memiliki batas fisik.

Search
Categories

Share this post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

en_USEN