{"id":4261,"date":"2019-11-06T08:23:53","date_gmt":"2019-11-06T01:23:53","guid":{"rendered":"https:\/\/fsrd.isi.ac.id\/?p=4261"},"modified":"2019-11-06T08:23:53","modified_gmt":"2019-11-06T01:23:53","slug":"pameran-seni-rupa-bersebelahan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/fsrd.isi.ac.id\/en\/pameran-seni-rupa-bersebelahan\/","title":{"rendered":"Fine Art Exhibition \"Next Door\""},"content":{"rendered":"<p> <strong>B<br \/> ER<br \/> SEBE<br \/> LAHAN   <\/strong> <\/p>\n\n\n\n<p>Bersebelahan adalah sebuah projek seni rupa kolaborasi antara seniman dan para mahasiswa FSR ISI Yogyakarta yang menggunakan lingkungan ruang terbuka kampus. Lima kelompok seni berkolaborasi dengan mahasiswa selama kurang lebih dua bulan, untuk merancang dan memajang karya-karya di sekitar halaman Ajiyasa Fakultas Seni Rupa ISI Yogyakarta. Selain sebagai tema, pengalaman bagaimana hidup berdampingan itu terjadi sejak dalam proses berkarya, yaitu antara seniman, mahasiswa, serta berbagai pihak dalam kampus. <br \/>\nPemajangan dilakukan di sekitar halaman gedung Ajiyasa FSR ISI Yogyakarta, sebagai upaya memposisikan karya seni rupa sebagai bagian dari lingkungan terbuka kampus. Karya-karya yang dibuat dapat diakses secara terbuka oleh penghuni kampus maupun pengunjung umum.<\/p>\n\n\n\n<p>Sanggar Dewata Indonesia Yogyakarta<br \/>\nadalah komunitas perupa yang berdiri sejak jaman Sekolah Tinggi Seni Rupa Indonesia &#8220;ASRI&#8221;. Didirikan oleh beberapa seniman asal Bali, seperti Made Wianata, Nyoman Gunarsa, Pande Gde Supada, Nyoman Arsana, dan Wayan Sika. Tujuan awalnya adalah untuk mengakomodasi seniman Bali namun kemudian menjadi lebih dinamis dan terbuka sebagai sarana untuk menghubungkan mereka dengan masyarakat seni rupa yang lebih luas.<\/p>\n\n\n\n<p>Api Kata Bukit Menoreh<br \/>\nadalah komunitas perupa Kulon Progo yang didirikan untuk mengakomodasi para anggotanya yang berekspresi menggunakan kata dan rupa. Komunitas ini memilih pertemuan antara sastra dan seni rupa dalam praktik kolektifnya. <\/p>\n\n\n\n<p>Nano Warsono<br \/>\nadalah seorang perupa sekaligus dosen seni rupa di FSR ISI Yogyakarta. Seniman ini berkarya menggunakan banyak media termasuk mural, patung, lukis, dan sebagainya. Nano juga menyusun sebuah buku berjudul &#8216;Jogja Agropop&#8217; yang mengetengahkan sebuah gejala seni rupa di Yogyakarta yang betaut dengan berbagai aktivitas kebudayaan lain seperti kebudayaan anak muda dan kebudayaan populer.  <\/p>\n\n\n\n<p>Setsu<br \/>\nSetsu lebih banyak membuat karya di jalan. Seniman grafiti ini membuat karakter unik yang ikonik dan ditebar di seantero tembok di kota Yogyakarta dan sekitarnya.<\/p>\n\n\n\n<p>Kelompok Semut<br \/>\nKelompok ini beranggotan alumni mahasiswa seni patung. Isu-isu seputar teknik di studio patung, material, dan keruangan selalu menonjol dalam karya mereka, walau produk yang mereka tampilkan melintas dari batasan seni rupa konvensional. <\/p>\n\n\n\n<p>Kurator: <br \/>\nAnusapati, Rain Rosidi, Agus Yulianto, Indro Baskoro Miko Putro, Widyatmoko, Dian Ajeng Kirana.<\/p>\n\n\n\n<hr class=\"wp-block-separator\"\/>\n\n\n\n<p>INVITATION<\/p>\n\n\n\n<p>Dengan takzim,<br \/>\nkami mengundang anda untuk hadir dalam <\/p>\n\n\n\n<p>PEMBUKAAN PAMERAN BERSEBELAHAN dan LAUNCHING LOKA ASRI student artstore<\/p>\n\n\n\n<p>Selasa, 5 November 2019<br \/>\npukul     15.00 &#8211; 21.00 wib<br \/>\nlokasi halaman Sasana Ajiyasa, Fakultas Seni Rupa ISI Yogyakarta, jl, Parangtritis KM 6,5 Yogyakarta.<\/p>\n\n\n\n<p>dibuka oleh:<br \/>\nDr. Dra. Suastiwi, M.Des (Dekan Fakultas Seni Rupa Institut Seni Indonesia Yogyakarta)<\/p>\n\n\n\n<p>Menampilkan:<br \/>\nSaraswati Drum Corps<br \/>\nIkhlas Experience<br \/>\nGatra<br \/>\nKlentheng<br \/>\nDela &amp; Akrom<br \/>\nVolution<br \/>\nAnak-anak Bandel<br \/>\nBimbingan Orangtua X FUCXSIN<br \/>\nMoller and the Dog<br \/>\nPerangko Biru<\/p>\n\n\n\n<p>Host:<\/p>\n\n\n\n<p>Bidang III FSR ISI Yogyakarta<br \/> BEM FSR ISI Yogyakarta<br \/> HMJ Disain<br \/> HMJ Fine Arts<br \/> HMJ Actions<br \/> HMJ Arts Governance<br \/> Panitia Pameran<\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-video\"><video height=\"352\" style=\"aspect-ratio: 640 \/ 352;\" width=\"640\" controls src=\"https:\/\/fsrd.isi.ac.id\/wp-content\/uploads\/2019\/11\/WhatsApp-Video-2019-11-05-at-22.14.32-1-1.mp4\"><\/video><\/figure>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>B ER SEBE LAHAN Bersebelahan adalah sebuah projek seni rupa kolaborasi antara seniman dan para mahasiswa FSR ISI Yogyakarta yang menggunakan lingkungan ruang terbuka kampus. Lima kelompok seni berkolaborasi dengan mahasiswa selama kurang lebih dua bulan, untuk merancang dan memajang karya-karya di sekitar halaman Ajiyasa Fakultas Seni Rupa ISI Yogyakarta. Selain sebagai tema, pengalaman bagaimana [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":4,"featured_media":4278,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":true,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[41],"tags":[55,56],"class_list":["post-4261","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-berita-info","tag-bersebelahan","tag-pameran-seni-rupa"],"a3_pvc":{"activated":false,"total_views":1,"today_views":0},"featured_image_src":{"landsacpe":["https:\/\/fsrd.isi.ac.id\/wp-content\/uploads\/2019\/11\/WhatsApp-Image-2019-11-06-at-09.33.14-1-877x445.jpeg",877,445,true],"list":["https:\/\/fsrd.isi.ac.id\/wp-content\/uploads\/2019\/11\/WhatsApp-Image-2019-11-06-at-09.33.14-1-463x348.jpeg",463,348,true],"medium":["https:\/\/fsrd.isi.ac.id\/wp-content\/uploads\/2019\/11\/WhatsApp-Image-2019-11-06-at-09.33.14-1-223x300.jpeg",223,300,true],"full":["https:\/\/fsrd.isi.ac.id\/wp-content\/uploads\/2019\/11\/WhatsApp-Image-2019-11-06-at-09.33.14-1.jpeg",877,1182,false]},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/fsrd.isi.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/4261","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/fsrd.isi.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/fsrd.isi.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fsrd.isi.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/users\/4"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fsrd.isi.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=4261"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/fsrd.isi.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/4261\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fsrd.isi.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/media\/4278"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/fsrd.isi.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=4261"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/fsrd.isi.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=4261"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/fsrd.isi.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=4261"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}