Bantul, 13 April 2026 – Program Studi Seni Murni, Fakultas Seni Rupa dan Desain (FSRD), Institut Seni Indonesia (ISI) Yogyakarta dengan bangga menyelenggarakan Kuliah Tamu Bersama Eko Nugroho sebagai bagian dari rangkaian mata kuliah Kritik Seni Rupa. Kegiatan ini menghadirkan seniman visual bertaraf internasional sekaligus alumnus kebanggaan ISI Yogyakarta, Eko Nugroho, untuk berbagi wawasan, pengalaman, dan refleksi mendalam atas perjalanan karier seninya kepada para mahasiswa.
Kegiatan ini diselenggarakan pada Senin, 13 April 2026, bertempat di Ruang Auvis I, Gedung Seni Murni, FSRD ISI Yogyakarta. Acara ini bersifat khusus bagi mahasiswa yang mengambil mata kuliah Kritik Seni Rupa, namun diharapkan menjadi pemantik semangat dan inspirasi bagi seluruh sivitas akademika ISI Yogyakarta.
Dalam sesi yang berlangsung interaktif ini, Eko Nugroho memaparkan perjalanan proses kreatif pribadinya yang telah menembus panggung seni internasional. Ia juga mengupas proses di balik karya-karyanya yang beragam, mencakup lukisan kanvas, seni bordir, instalasi publik berskala besar, hingga mural di ruang-ruang urban. Ia menekankan pentingnya keberanian bereksperimen dengan medium sebagai bentuk pencarian bahasa visual yang jujur. Selain itu Eko Nugroho juga membahas secara mendalam inisiatif DGTMB (Daging Tumbuh), sebuah platform zine dan komunitas kreatif independen yang dirintis Eko Nugroho sejak awal kariernya. DGTMB menjadi bukti nyata bahwa seniman dapat menciptakan ruang distribusi, apresiasi, dan kolaborasi tanpa harus sepenuhnya bergantung pada institusi seni formal.
Selain berkarya, Eko aktif membangun komunitas seni melalui Studio Eko Nugroho dan berbagai proyek kolaboratif seperti Versus Project, sebuah platform yang mempertemukan seniman dari berbagai latar belakang untuk menciptakan karya dan wacana seni bersama. Dedikasi ini menjadikan Eko bukan sekadar seniman, melainkan juga arsitek ekosistem seni yang memberdayakan generasi berikutnya.
Kuliah tamu ini mencerminkan komitmen Program Studi Seni Murni ISI Yogyakarta dalam menghadirkan pengalaman belajar yang tidak hanya bersifat teoritis, tetapi juga membumi pada realita praktik seni kontemporer. Dengan menghadirkan seniman aktif yang telah terbukti berkiprah di level internasional, mahasiswa mendapatkan perspektif otentik mengenai tantangan dan peluang yang menanti mereka di industri seni global.”
Author: Tim Humas Prodi Seni Murni







